Meses adalah butiran cokelat manis berbentuk kecil memanjang yang biasa digunakan sebagai topping atau isian pada berbagai jenis roti dan kue. Terbuat dari campuran gula, lemak nabati, bubuk kakao, dan perisa cokelat, meses memberikan rasa manis yang khas serta tampilan menarik pada produk bakery.
Dalam pembuatan roti, meses sering digunakan sebagai taburan di atas permukaan roti atau sebagai isian yang meleleh saat dipanggang. Selain memberikan rasa manis dan aroma cokelat, meses juga menambah daya tarik visual dengan warna cokelat yang menggoda.
Sangat populer di kalangan anak-anak maupun orang dewasa, meses menjadi bahan favorit dalam roti manis dan camilan sehari-hari.
Keunggulan Produk:
Memberikan rasa cokelat manis yang disukai semua usia
Menambah tampilan menarik dan menggugah selera pada roti
Cocok sebagai topping, isian, atau campuran dalam adonan
Meleleh dengan cantik saat dipanggang, menciptakan tekstur lembut dan legit
Praktis digunakan dan tahan lama
1. Memberikan Rasa Manis dan Cokelat yang Disukai Banyak Orang
Meses menambahkan rasa cokelat manis yang khas dan familiar, menjadikan roti lebih nikmat terutama bagi anak-anak dan pecinta cokelat.
2. Menambah Daya Tarik Visual Roti
Dengan bentuknya yang kecil dan warnanya yang mencolok (terutama meses cokelat atau warna-warni), meses memberikan tampilan yang menggugah selera, cocok untuk menarik perhatian pembeli.
3. Memperkaya Tekstur Roti
Saat digunakan sebagai isian atau topping, meses memberi sensasi tekstur meleleh dan lembut di mulut saat roti dipanggang, menciptakan pengalaman makan yang lebih menarik.
4. Mudah Digunakan dan Fleksibel
Meses bisa langsung ditaburkan atau dicampurkan ke dalam adonan, menjadikannya bahan yang praktis untuk berbagai variasi roti dan kue.
5. Menambah Nilai Jual Produk
Roti dengan topping atau isian meses memiliki daya tarik tinggi di pasaran, terutama untuk konsumen anak-anak dan keluarga. Ini membuat produk lebih cepat laku dan kompetitif.
6. Cocok untuk Inovasi Produk Bakery
Meses bisa dikombinasikan dengan bahan lain seperti keju, susu kental manis, atau selai untuk menciptakan varian roti kekinian yang lebih kreatif dan viral.
Meses, atau cooking chocolate, mengandung gula, pati jagung, minyak/shortening, dan bubuk kakao untuk rasa cokelatnya. Meses sering digunakan sebagai topping atau isian roti, memberikan rasa manis dan cokelat yang disukai banyak orang.
Detail Kandungan:
Gula: Kandungan gula dalam meses cukup tinggi, yang merupakan bahan utama dalam pembuatan meses.
Lemak: Meses mengandung lemak, terutama lemak jenuh, karena penggunaan minyak atau shortening dalam proses pembuatan.
Karbohidrat: Meses juga mengandung karbohidrat, terutama dari pati jagung dan gula.
Protein: Meses mengandung protein, terutama dari bubuk kakao dan kemungkinan susu.
Nutrisi Tambahan: Beberapa jenis meses juga mengandung vitamin A, D, dan E, seperti Ritz Delicious Chocolate Meses.
Contoh Nilai Gizi (per 40g):
Energi: 170 kkal.
Lemak: 7g.
Lemak Jenuh: 4,5g.
Karbohidrat: 22g.
Gula: 10g.
Protein: 3g.
Sodium: 210mg.
🍫 Pilihan Meses & Harganya
Meses 100 g sachet
Harga: Rp 25.850 (Shopee)
Kemasan sachet 100 g, praktis untuk roti rumahan atau topping cepat.
Meses Tl Dark Bakery 250 g
Harga: Rp 12.799 (TitanBaking)
Varian dark cocoa, pekat rasa coklat, cocok untuk roti artisan.
Color Kitchen Dark Cocoa Sprinkles
Harga: Rp 118.610 (iHerb)
Vegan & natural, premium untuk roti sehat/nabati.
Plant‑Based Chocolate Sprinkles
Harga: Rp 65.000 (Shopee)
Nabati, cocok untuk vegan bakery.
Meses Bakery 12.5 kg dus
Harga: Rp 765.000 (Shopee)
Bulk 12,5 kg, ideal untuk usaha roti/donat besar.
🛒 Bulk & Kemasan 1 kg di Pasaran
Hagel / Holland 1 kg – Rp 68.000/kg; butiran coklat compound, ideal untuk roti & topping kue
Hagel 12,5 kg carton – Rp 625.000, khusus kanal bisnis
📦 Kemasan Retail Kecil & Varian
Ceres Meises 200 g – Rp 29.990; klasik, halal, rasa manis khas, cocok untuk roti tawar
Gery Meiseis (10×7 g) – Rp 4.700–5.000; sachet kecil praktis dipakai habis
Meses Elmer 350 g – Rp 40.000, tersedia banyak varian warna & rasa, cocok untuk topping estetik
GARAM Garam secara umum adalah senyawa ionik yang terbentuk dari reaksi asam dan basa, dengan komponen utama natrium klorida (NaCl). Garam memiliki berbagai jenis, termasuk garam dapur, garam laut, dan garam beryodium. Secara kimiawi, garam adalah senyawa yang terbentuk dari kation (ion positif) dan anion (ion negatif). Garam memiliki berbagai kegunaan, mulai dari bumbu masak, pengawet makanan, hingga penggunaan industri. Dalam ilmu kimia, garam adalah senyawa ionik yang terdiri dari ion positif (kation) dan ion negatif (anion), sehingga membentuk senyawa netral (tanpa bermuatan). Garam terbentuk dari hasil reaksi asam dan basa. Komponen kation dan anion ini dapat berupa senyawa anorganik seperti klorida (Cl−), dan bisa juga berupa senyawa organik seperti asetat (CH3COO−) dan ion monoatomik seperti fluorida (F−), serta ion poliatomik seperti sulfat (SO42−). Natrium klorida (NaCl), bahan utama garam dapur adalah suatu garam. Ada banyak macam-macam garam. Garam ...
BAKING POWDER adalah bahan pengembang kimia yang umum digunakan dalam pembuatan kue, roti, dan berbagai produk panggang lainnya. Berbentuk bubuk putih halus, baking powder mengandung campuran sodium bikarbonat (baking soda) dan satu atau lebih bahan asam (seperti cream of tartar), serta bahan pengering seperti pati untuk menjaga kestabilannya. Berbeda dengan baking soda yang memerlukan tambahan bahan asam dari luar, baking powder sudah mengandung komponen asam di dalamnya. Ketika dicampur dengan bahan basah dan dipanaskan, baking powder menghasilkan gas karbon dioksida yang membentuk gelembung dalam adonan, menjadikan hasil panggangan lebih mengembang, ringan, dan lembut. Tersedia dalam dua jenis: single-acting dan double-acting. Baking powder double-acting lebih umum digunakan karena bekerja dalam dua tahap: saat dicampur dengan cairan, dan saat dipanaskan dalam oven—sehingga memberikan hasil yang lebih stabil dan konsisten. Berbeda dengan soda kue,...
BAKING SODA Baking soda, atau yang dikenal juga sebagai sodium bikarbonat, adalah bahan pengembang serbaguna yang banyak digunakan dalam dunia kuliner, khususnya dalam pembuatan kue dan roti. Berbentuk bubuk putih halus, baking soda bekerja sebagai agen pengembang kimia yang bereaksi dengan bahan asam (seperti yogurt, buttermilk, atau cuka) untuk menghasilkan gas karbon dioksida. Gas ini akan membentuk gelembung-gelembung udara dalam adonan, membuat hasil akhir lebih mengembang, lembut, dan ringan. Selain fungsi utamanya sebagai pengembang dalam adonan, baking soda juga dikenal karena kegunaannya yang luas di luar dapur, seperti untuk membersihkan peralatan, menetralisir bau, dan bahkan sebagai bahan tambahan dalam produk perawatan tubuh alami. Baking soda mengandung zat ragi yang kerap digunakan pada makanan yang diolah dengan cara dipanggang. Produk ini mengandung 100 persen natrium bikarbonat supaya adonan dapat mengembang dengan baik. P...
Komentar
Posting Komentar